MENANAM TOGA
❤ بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ ❤
Assalamu'alaikum waraḥmatullāhi wabarakātuh 🙏
Pada postingan kali ini Najya ingin membagikan sedikit pengalaman Najya tentang berkebun. Di masa pandemi Covid-19 ini, kita banyak menghabiskan waktu di rumah dan mencari cara dalam memanfaatkan waktu dengan melakukan berbagai hal baik. Salah satu kegiatan yang Najya lakukan adalah berkebun, yaa tentunya Najya tidak asyik berkebun sendirian tetapi anggota keluarga lainnya juga ikut bersenang-senang berkebun bersama😁.
Berhubung tulisan kali ini akan digunakan sebagai tugas menanam toga maka Najya akan menyampaikan khusus menanam tanaman toga saja. Apa sih tanaman toga? TOGA adalah singkatan dari tanaman obat keluarga, yaitu tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Dari namanya saja sudah terlihat kan pasti tanaman toga banyak sekali manfaatnya bila ditanam, cara menanamnya pun mudah. Yuk ikuti cara-caranya.
Dalam berkebun, hal dasar yang harus disiapkan adalah mencari lahan untuk menanam. Meskipun di rumah Najya sudah tidak memiliki lahan hijau atau tanah untuk bercocok tanam, namun tidak perlu khawatir karena tanaman toga tidak memakan banyak tempat untuk tumbuh, menggunakan polybag atau pot saja sudah cukup. Selain itu unsur lain yang harus disiapkan adalah media tanam berupa tanah, akan lebih baik jika menggunakan tanah yang sudah dicampur pupuk agar tanaman bisa tumbuh dengan maksimal. Jika sudah siap, isi pot dengan tanah menggunakan cangkul atau sekop. Berikutnya siapkan bibit toga, disini Najya akan menyebutkan 5 jenis saja tanaman toga yang Najya tanam di rumah. Diantaranya ada bawang dayak, temulawak, serai, kunyit, dan sirih merah.
Setelah itu mulai proses menanam bibit ke media tanam, caranya gali sedikit tanah di pot lalu masukkan bibit masing-masing tanaman ke pot berbeda. Khusus temulawak dan kunyit, pakai bibit yang paling tua untuk ditanam. Jangan lupa timbun kembali lubangnya dengan tanah. Kalian bisa menandai pot dengan menuliskan nama tanaman toga untuk mempermudah dalam mengamati pertumbuhannya, agar tidak tertukar satu sama lain. Langkah terakhir adalah memberi sedikit air dan pastikan letakkan pot di bawah naungan agar ketika hujan pot tidak terendam oleh air hujan. Nah, mudah bukan menanamnya. Penjelasan tersebut adalah untuk cara menanam bawang dayak, temulawak, kunyit, dan sirih merah.
Sedangkan untuk tanaman serai, cara menanamnya sedikit berbeda. Pertama pilihlah serai dengan batang yang segar dan cukup tua lalu potonglah daun serai dan sisakan batang sepanjang 20 hingga 30 cm dari pangkalnya. Sediakan air putih dan botol bekas bening kemudian rendam batang serai sekitar tinggi air 10 hingga 15 cm, tunggu 10 hingga 15 hari. Tunggu dan amati apakah sudah tumbuh akarnya. Jika selama 15 hari sudah terdapat akar, baru kalian bisa langsung meletakkan batang serai tersebut ke dalam pot.
Eiitss setelah selesai menanam, amati pertumbuhannya setiap hari sambil menyiramnya dan membaca bismillah, semoga tanaman toga yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan kesembuhan serta kesehatan untuk yang mengkonsumsi. Selain menyiraminya setiap hari, perawatan lain yang dilakukan adalah mengamati hama pada tumbuhan tersebut, jika ada hama yang menyerang, maka kalian bisa menyemprotkan cairan temulawak sebagai insektisida alami. Ayo kita pasti bisa menanam toga! Selain karena manfaatnya, berkebun itu sangat asyik, nanti Najya akan pamerkan foto-foto tanaman toga di rumah Najya. Sekian.
Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh! 😊


Komentar
Posting Komentar